DEPOK, wartaone-nusantara.com — Kelompok seni Kenanga Angklung asal Tangerang Selatan (Tangsel) sukses mengukir prestasi gemilang dengan merebut predikat Juara Pertama pada kompetisi “Harmoni Angklung 2026” di Depok Town Square, Minggu (11/10/2026). Delegasi kebudayaan asal Tangsel ini berhasil mengungguli 13 sanggar kompetitor dalam ajang bergengsi se-Jabodetabek yang diinisiasi oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Depok bersama Sanggar Suluk Nusantara.
Prestasi tertinggi yang diraih oleh Sanggar Kenanga Tangsel ini menjadi sorotan utama dalam kompetisi yang diikuti oleh total 370 peserta. Kelompok asal Tangsel tersebut dinilai tampil impresif di hadapan dewan juri, menyisihkan rival-rival kuatnya seperti Sanggar Angklung Symponi Gladiol dari Sukmajaya yang harus puas di posisi kedua, serta Sanggar Angklung Happy Rivaria dari Sawangan di peringkat ketiga.
Apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan dan kualitas para peserta datang langsung dari jajaran pejabat negara dan daerah. Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, memberikan pujian atas kesuksesan acara ini dan langsung menginstruksikan Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporyata) untuk menjadikannya agenda tetap tahunan.
“Pemerintah Kota Depok sangat mengapresiasi langkah PWI Kota Depok yang peduli terhadap kelestarian seni budaya. Kami meminta agar ajang ini menjadi agenda rutin, dan ke depan dapat diperluas hingga kategori pelajar,” ujar Chandra.
Ketua PWI Kota Depok, Rusdy Nurdiansyah, menegaskan bahwa keberhasilan ajang Harmoni Angklung 2026 ini merupakan langkah awal dari komitmen pelestarian budaya lokal. PWI Depok bahkan memproyeksikan acara yang lebih masif pada tahun mendatang. “Insya Allah, pada tahun 2027 kami akan menyelenggarakan ajang yang lebih besar, yaitu Festival Angklung Nusantara,” ungkapnya.
Acara penutupan kompetisi yang berlangsung dari pukul 10.00 hingga 17.00 WIB ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Sekretaris Dewan Pertimbangan Presiden RI (Watimpres RI) Muhammad Qodari, Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir, serta perwakilan DPRD Provinsi Jawa Barat dan Kota Depok.

(KMDA/keadilan.id/PB)
Budaya asli nusantara haruslah dilestarikan. Keunikan serta daya tarik tersendiri dalam budaya kita. Harus terus digalakan untuk generasi berikutnya