OKI, wartaone-nusantara.com — Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru bersama Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) Muchendi Mahzareki mengintensifkan koordinasi lapangan guna mempercepat penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Pampangan. Langkah taktis ini diambil melalui peninjauan langsung dan rapat evaluasi bersama Satuan Tugas (Satgas) di Posko Desa Jungkal 2, guna memastikan optimalisasi penanganan pemadaman di area yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.
Sebagai bentuk komitmen dalam mengawal penanganan bencana secara komprehensif, Herman Deru dan Muchendi Mahzareki menyempatkan diri untuk bermalam di posko tersebut pada Minggu (11/10). Kehadiran kedua pimpinan daerah ini bertujuan untuk memetakan sebaran titik api secara berkala sekaligus merumuskan respons cepat terhadap dinamika situasi di lapangan.
Dalam kesempatan tersebut, dialog intensif digelar bersama perwakilan masyarakat, personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta jajaran pejabat teknis terkait. Diskusi strategis yang dipimpin langsung oleh Herman Deru dan Muchendi Mahzareki ini difokuskan pada evaluasi metode pemadaman, pemenuhan kebutuhan logistik, serta penguatan mitigasi agar dampak karhutla dapat diminimalisasi secara efektif.
Di samping merumuskan langkah penanganan, peninjauan ini juga dimanfaatkan untuk memberikan apresiasi langsung kepada para petugas pemadam yang baru saja kembali dari area intervensi. Kedua kepala daerah tersebut menegaskan pentingnya menjaga soliditas tim, serta mengingatkan seluruh personel agar tetap memprioritaskan standar keselamatan kerja dan menjaga kondisi kesehatan selama menjalankan tugas evakuasi di zona terdampak.
(HG/sumselprov.go.id)
Pejabat yang mau turun ke lapangan, tidak hanya retorika, tapi bagian dari rasa tanggung jawab atas masalah yang terjadi dalam wilayah nya. semoga disertai dengan ketulusan dan semoga masalahnya segera berakhir.