TANGERANG, wartaone-nusantara.com — Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, kembali menggelar dialog interaktif berbasis kearifan lokal melalui kegiatan “ngariung” bersama masyarakat. Kali ini, jajaran Pemerintah Kabupaten Tangerang menyambangi komunitas nelayan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tanjung Pasir, Kecamatan Teluknaga, guna menyerap aspirasi sekaligus menyalurkan bantuan operasional.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa sektor perikanan tangkap bukan sekadar penggerak roda ekonomi daerah. Sektor ini merupakan urat nadi kehidupan bagi ribuan kepala keluarga di sepanjang kawasan pesisir Kabupaten Tangerang.
“Melalui dialog yang mengusung kearifan lokal seperti ini, pemerintah bersama pihak terkait lainnya hadir lebih dekat kepada masyarakat, khususnya nelayan. Kami ingin mendengarkan usulan, aspirasi, dan keinginan masyarakat secara langsung dan terbuka tanpa sekat,” ujar Maesyal Rasyid.
Penyaluran Bantuan Produktivitas dan Kepastian Subsidi
Selain menghimpun aspirasi, Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama para mitra strategis menyerahkan sejumlah bantuan stimulan. Bantuan ini dirancang untuk meningkatkan produktivitas, memberikan perlindungan hukum, serta menjamin akses pelayanan publik bagi para nelayan.
Adapun rincian bantuan yang diserahkan meliputi:
Bupati berharap seluruh stimulan yang telah didistribusikan dapat memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan dan kapasitas produksi para nelayan setempat.
Respons Pemkab Terhadap Usulan Infrastruktur Pesisir
Menanggapi keluhan dari komunitas nelayan terkait kendala lapangan, Bupati menerima sejumlah poin krusial. Poin tersebut meliputi usulan normalisasi sungai, pengadaan Penerangan Jalan Umum (PJU), bantuan armada perahu, pembangunan pemecah gelombang (breakwater), fasilitas docking kapal, hingga akses jalur logistik menuju kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK).
Pihak Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen untuk menindaklanjuti tuntutan tersebut secara bertahap dengan menyesuaikan kapasitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Sementara untuk proyek skala besar yang berada di luar yurisdiksi kabupaten, Pemkab berjanji akan mengawal dan mendorong pemerintah provinsi serta pusat agar realisasi pembangunan dapat dipercepat.
“Insyaallah akan kita respons sesuai dengan mekanisme dan kewenangan yang ada di Kabupaten Tangerang. Kita akan bantu nelayan agar mereka dapat melaksanakan tangkap ikan ke laut dengan aman, sehingga mampu meningkatkan pendapatan harian mereka,” pungkasnya.
(SKT/Red)