160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
930 x 180 AD PLACEMENT

Lapas Kelas IIB Tanjungpandan Jalin Kerja Sama dengan UPT Puskesmas Badau

750 x 100 AD PLACEMENT

Belitung, wartaone-nusantara.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjungpandan melaksanakan kegiatan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan UPT Puskesmas Badau, Senin (28/9/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu langkah dalam memperkuat sinergi antarlembaga sekaligus mendukung pembinaan dan pemberdayaan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Lapas Kelas IIB Tanjungpandan, Muhammad Rolan, A.Md.I.P., S.H., M.H., Kepala UPT Puskesmas Badau dr. Gemeinial, serta perwakilan UMKM Nyulo Belitung, Aira Berjaya.

Selain penandatanganan PKS, kegiatan juga diisi dengan pengenalan Madu AOK BE, produk hasil pembinaan dan keterampilan WBP Lapas Kelas IIB Tanjungpandan. Produk madu tersebut diperkenalkan sebagai salah satu bentuk hasil karya WBP yang diharapkan dapat memiliki nilai manfaat dan nilai ekonomi.

Kepala Lapas Kelas IIB Tanjungpandan, Muhammad Rolan, A.Md.I.P., S.H., M.H., menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari upaya Lapas dalam membangun sinergi dengan berbagai pihak, khususnya dalam mendukung program pembinaan bagi WBP.

750 x 100 AD PLACEMENT

“Kami sangat mengapresiasi terjalinnya kerja sama dengan UPT Puskesmas Badau. Bagi kami, pembinaan WBP tidak hanya berorientasi pada keterampilan, tetapi juga bagaimana hasil pembinaan tersebut dapat dikembangkan dan memberikan manfaat. Melalui Madu AOK BE, kami ingin menunjukkan bahwa WBP mampu menghasilkan produk yang memiliki nilai dan dapat dikembangkan secara berkelanjutan,” ujar Muhammad Rolan.

Sementara itu, Kepala UPT Puskesmas Badau, dr. Gemeinial, menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan kerja sama dengan Lapas Kelas IIB Tanjungpandan.

“Kami menyambut baik kerja sama ini. Sinergi antara UPT Puskesmas Badau dan Lapas Kelas IIB Tanjungpandan diharapkan dapat memberikan manfaat, khususnya dalam mendukung pelayanan dan pembinaan yang berkaitan dengan kesehatan serta pemberdayaan warga binaan,” ungkap dr. Gemeinial.

Dalam kesempatan yang sama, Aira Berjaya dari UMKM Nyulo Belitung turut menyampaikan apresiasi terhadap pengembangan produk hasil karya WBP.

750 x 100 AD PLACEMENT

“Kami melihat Madu AOK BE memiliki potensi untuk dikembangkan. Produk yang dihasilkan oleh warga binaan ini merupakan bentuk nyata dari proses pembinaan dan keterampilan yang mereka jalani. Dengan dukungan dan kolaborasi berbagai pihak, kami berharap produk ini dapat semakin dikenal dan memiliki nilai tambah,” kata Aira Berjaya.

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara Lapas Kelas IIB Tanjungpandan dan UPT Puskesmas Badau. Kegiatan juga menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung pelaksanaan pembinaan WBP serta memperkenalkan hasil karya mereka kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIB Tanjungpandan terus mendorong agar program pembinaan tidak berhenti pada proses pelatihan, tetapi dapat menghasilkan karya dan produk yang memiliki manfaat serta peluang untuk dikembangkan setelah WBP kembali ke tengah masyarakat.

(*/Luise).

750 x 100 AD PLACEMENT
750 x 100 AD PLACEMENT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mungkin anda tertarik
930 x 180 AD PLACEMENT