JAKARTA, wartaone-nusantara.com – Bertepatan dengan peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Paguyuban Solidaritas Nasional (PSN) 08 secara resmi melantik jajaran pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Masa Bhakti 2026-2029 di Jakarta pada Kamis (1/10/2026). Momentum sakral ini dijadikan landasan bagi organisasi untuk meneguhkan komitmen pengabdian terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dengan fokus utama pada akselerasi program ketahanan pangan dan energi nasional.
Ketua Umum PSN 08, Syamsul, dalam pidato sambutannya menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial organisasi, melainkan sebuah pengukuhan amanah dan penyatuan tekad. Ia mengimbau agar seluruh pengurus mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila secara nyata melalui aksi gotong royong dan kontribusi langsung di tengah masyarakat.
“Sebagai bagian dari elemen relawan yang mendukung visi perjuangan Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, kita harus membuktikan bahwa dukungan tersebut tidak berhenti pada tataran retorika. Fokus perjuangan kita sangat jelas dan terukur, yakni penguatan ketahanan pangan dan energi. Bangsa yang kuat dan mandiri harus mampu berdaulat atas pangan serta energinya sendiri,” ujar Syamsul.
Syamsul juga memberikan tiga instruksi strategis kepada pengurus DPP PSN 08 yang baru dilantik:
Apresiasi Tokoh dan Penguatan Kemitraan Strategis
Acara tersebut turut dihadiri oleh Dr. A.S. Kobalen, M.Phil., selaku figur kepercayaan Hashim Djojohadikusumo. Dalam arahannya, Kobalen mengapresiasi visi strategis PSN 08 dan berharap organisasi ini dapat menjadi jembatan komunikasi efektif antara pemerintah dan masyarakat.
“PSN 08 diharapkan mampu mengomunikasikan berbagai capaian dan program strategis pemerintah yang belum tersampaikan secara masif, seperti program cek kesehatan gratis untuk 100 juta jiwa dan renovasi 40 juta rumah layak huni. Kami membuka ruang bagi kritik yang sifatnya konstruktif, dengan catatan harus mampu menghadirkan solusi operasional,” papar Kobalen.
Sebagai langkah konkret implementasi visi kemandirian, DPP PSN 08 langsung melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan PT Mandiri Banana Indonesia (MBI). Kerja sama ini difokuskan pada pengelolaan lahan komparatif dan kemitraan petani berbasis teknologi ramah lingkungan. Adapun komoditas unggulan yang akan dikembangkan meliputi Pisang Barangan Jumbo Merah (BJM), kacang edamame, kacang tanah lurik, hingga jahe premium, yang diproyeksikan untuk menembus pasar domestik dan global.

Visi Sejarah dan Cita-Cita Organisasi
PSN 08 didirikan secara resmi pada 1 Juli 2026, mengacu pada buah pemikiran mendalam almarhum Kolonel (Purn) Dr. Jootje J. Rares, S.H., M.H., S.Th., seorang purnawirawan TNI Angkatan Darat Korps Hukum. Organisasi ini mengusung visi menjadi pelopor kemandirian pangan berkelanjutan yang tangguh dan inovatif demi kesejahteraan masyarakat luas.
Untuk mencapai tujuan tersebut, PSN 08 merumuskan beberapa misi taktis, di antaranya:
Menutup rangkaian acara, Dewan Pembina Erlambang turut memberikan amanat penutup agar marwah organisasi senantiasa dijaga dengan integritas tinggi. “Selalu solid dalam satu komando, dan mari kita bersama-sama menjaga nama baik serta kehormatan Paguyuban Solidaritas Nasional 08,” pungkasnya.
(*/Red/Fadilah)